Selasa, 29 Mei 2012

Asumsi APBN di indonesia tentang harga minyak dunia dan pengaruhnya

Asumsi harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP) dalam APBN 2012 yang dipatok 90 dollar AS per barrel. Saya pikir pemerintah harus cepat mengubah asumsi. Asumsi makro semua meleset. Tidak ada yang sesuai realita

Harga minyak mentah dunia pada hari ini telah menembus 105 dollar AS dalam sembilan bulan terakhir, seiring pernyataan Iran menghentikan eksporminyak ke Inggris dan Perancis. Bahkan, kecenderungan harga minyak tetap tinggi terbuka, seiring ketegangan yang belum mereda antara Iran dan negara-negara Barat.

Saya berharap pemerintah tidak lagi mematok asumsi di angka yang konservatif yakni 90 dollar AS per barrel. Pemerintah harus berani mematok asumsi ICP pada angka 100 dollar AS per barrel. "Kebijakan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi pun tidak bisa ditunda lama-lama. Minimal Rp 6.000 seperti yang sudah pernah dilakukan

Jakarta Kompas
Anggota Komisi VII DPR RI, Satya Widya Yudha, pun mengatakan, DPR tinggal menunggu pemerintah untuk membahas APBN Perubahan 2012. Menurutnya, pembahasan APBN-P tidak hanya akan membuka opsi kenaikan harga BBM bersubsidi, tetapi termasuk juga mengubah asumsi makro, seperti harga ICP.
"Masalah kenaikan harga minyak itu pasti akan membengkakkan subsidi," ujar Satya. Ia menuturkan, asumsi ICP bisa saja akan dinaikkan dari angka asumsi saat ini. "Asumsi ICP bisa saja dibuat 100 dollar AS. Kita kan akan lihat seperti apa trennya dalam satu tahun," tambah Satya

Kenaikan harga minyak dunia sangat berpengaruh pada APBN negara indonesia dikarenakan banyak berbagai faktor didalamnya seperti
1. Minyak atau BBM merupakan sembako bagi negara indonesia atau hampir sama dengan beras fungsinya
2. Dan juga minyak sangat berpengaruh pada harga kebutuhan pokok lainya karena minyak merupakan pengubah penting dan sangat berpengaruh bagi kalangan menegah kebawah khusunya.
3. Serta adanya subsidi pemerintah terhadap BBM tersebut yang sangat merugikan negara setiap tahunnya akan tetapi subsidi yang ditujukan kepada masyarakat yang kurang malah dipakai oleh kalangan menengah keatas dan menjadikan minyak harga subsidi tersebut menjadi pokok dalam pemakaian kebutuhan sehari harinya.

Pergolakan harga minyak dunia sangat berpengaruh dalam perubahan asumsi APBN diantaranya:
1. Kurs nilai tukar: dimana kurs nilai tukar sangat berpengaruh dalam pergolakan harga minyak dunia penjualan dalam jumlah yang besar dapat mengubah nilai keseluruhan hingga 5-8% setiap perubahan, adanya krisi di negara eropa dan amerika serta adanya golakan reformasi di timur tengah (negara penghasi emas hitam ) yang menyebabkan nilai dalam harga minyak juga berubah ubah.

2. Tingkat kemiskinan atau Pendapatan per kapita : disini pergolakan perubahan nilai harga minyak sangatlah berpengaruh dimana setiap masyarakat yang membutuhkan minyak tersebut sebagai penjalan alat transportasi dapat mengubah harga barang seenaknya bahkan melebihi nilai pasar dalam barang yang ia perjual belikan.

http://www.bisnis.com/articles/harga-bbm-asumsi-harga-minyak-pasti-naik
(Asumsi Pemerintah bahwa harga minyak dipastikan akan naik)



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar